Scroll untuk baca artikel


Berita

Tim Media LPRINEWS.COM Kepri Telusuri Dugaan Penambangan Pasir IIegaI di Kabupaten Bintan**

338
×

Tim Media LPRINEWS.COM Kepri Telusuri Dugaan Penambangan Pasir IIegaI di Kabupaten Bintan**

Sebarkan artikel ini

 

Bintan, Kepulauan Riau —
Tim media LPRINEWS.COM Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan investigasi lapangan setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya kegiatan penambangan pasir yang diduga beroperasi tanpa izin resmi di wilayah Kabupaten Bintan. Informasi yang masuk ke redaksi menyebutkan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir dan diduga melibatkan pihak-pihak tertentu.

Perjalanan Tim Menuju Lokasi Dugaan Tambang Ilegal

Sebagai tindak lanjut atas laporan tersebut, redaksi menurunkan tiga orang wartawan lapangan untuk melakukan pengecekan langsung. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu beberapa jam melalui medan yang cukup sulit karena berada di area yang jauh dari pemukiman penduduk.

Tim berangkat dengan membawa peralatan dokumentasi serta perlengkapan pendukung untuk memastikan proses peliputan berjalan aman dan sesuai standar jurnalistik investigatif.

Setibanya di Kabupaten Bintan, ketiga anggota tim langsung berkoordinasi dengan beberapa warga sekitar yang sebelumnya memberikan informasi awal. Mereka kemudian diarahkan menuju lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas tambang pasir ilegal tersebut.

Aktivitas Tambang Telah Tutup karena Razia Aparat

Namun, setelah menempuh perjalanan menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan di area sekitar, tim mendapati bahwa aktivitas tambang telah berhenti total. Berdasarkan keterangan warga dan informasi tambahan dari sumber di lapangan, tambang tersebut telah dirazia oleh aparat berwenang beberapa waktu sebelum kedatangan tim media.

Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah tidak lagi terlihat sejak adanya penertiban.

> “Beberapa hari lalu ada aparat datang ke sini. Setelah itu, kegiatan tambang langsung berhenti. Sekarang sudah tidak ada lagi alat berat yang bekerja,” ujar warga tersebut.

Dengan kondisi tersebut, tim memastikan bahwa lokasi sudah tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas penambangan, baik dari pergerakan alat berat maupun aktivitas pekerja.

Pertemuan dengan Karyawan Perkebunan PT Citra Madu

Dalam perjalanan kembali dari lokasi, tim media bertemu dengan seorang warga yang bekerja sebagai karyawan di perkebunan kelapa sawit PT Citra Madu. Pertemuan terjadi di jalan akses perkebunan yang dilalui tim saat meninggalkan wilayah investigasi.

Karyawan tersebut, yang juga enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa ia bekerja dengan sistem upah standar UMR di wilayah tersebut. Ia menuturkan bahwa besaran upah yang diterimanya di Bintan relatif lebih tinggi dibandingkan daerah asalnya di Sumatera Utara.

> “Saya di sini sudah beberapa tahun bekerja di perkebunan sawit. Upah UMR di Bintan ini lebih lumayan dibandingkan kampung saya di Sumut. Makanya banyak juga teman-teman yang memilih merantau ke sini,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi kerja di perkebunan cukup stabil dan perusahaan memberikan fasilitas yang memadai bagi pekerja.

Komitmen Tim Lrprinews.com kepri untuk Memantau Kasus Ini

Meski tidak menemukan aktivitas tambang pada saat investigasi dilakukan, tim media LPRINEWS.COM menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memantau perkembangan kasus dugaan penambangan pasir ilegal ini. Lprinews.con juga akan terus berupaya meminta konfirmasi dari aparat penegak hukum dan instansi pemerintah terkait seperti dinas lingkungan hidup serta kementerian yang berwenang mengeluarkan izin pertambangan.

Aktivitas penambangan ilegal diketahui dapat berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan, termasuk pencemaran air, kerusakan ekosistem, dan potensi konflik dengan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, redaksi menilai penting untuk terus melakukan pengawasan dan memberikan laporan terbaru kepada publik.

Tim LPRINEWS.COM Kepri akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terdapat perkembangan baru dari pihak aparat, pemerintah daerah, atau kementerian terkait. Redaksi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan laporan atau informasi tambahan terkait aktivitas pertambangan di wilayah Kepulauan Riau.

LPRINEWS.COM – Kepri
“Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran.”

Zumri, Tumarmi, Akin Sitorus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *