:
Jakarta, 27 November 2025 — Forum Nelayan Nasional (FNN) bersama Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) secara resmi meluncurkan program strategis “20 Ribu Kampung Nelayan Merah Putih 2025” pada kegiatan Talkshow Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HMNI 2025 yang digelar di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pusat, Jakarta.
Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenko Pangan, dan tokoh penting nasional di sektor kelautan. Hadir pula Bapak Taskin mewakili Kemenko Pangan, Ketua Umum IR Brata Tridarma beserta seluruh jajaran FNN-HMNI, serta Sekjen HMNI.
Dorong Penguatan Ekonomi dan Kedaulatan Pesisir
Program 20 Ribu Kampung Nelayan Merah Putih menjadi langkah besar dalam penguatan sektor kelautan nasional, terutama bagi masyarakat pesisir. Ketua Umum IR Brata Tridarma dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nelayan dan mengokohkan identitas kebangsaan di seluruh wilayah pesisir Indonesia.
> “Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya program pembangunan ekonomi, tetapi gerakan nasional untuk memajukan sektor kelautan serta memperkuat semangat persatuan di pesisir. Nelayan adalah garda terdepan penjaga laut Indonesia,” ujar IR Brata Tridarma.
Dukungan Pemerintah
Perwakilan Kemenko Pangan, Bapak Taskin, menyampaikan apresiasi terhadap langkah HMNI dan FNN dalam memperluas pembangunan sektor kelautan berbasis masyarakat.
> “Pemerintah akan terus mendukung inisiatif yang meningkatkan kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan laut. Program 20 ribu kampung nelayan ini selaras dengan agenda nasional penguatan ekonomi maritim,” tegasnya.
Talkshow dan Rakernas HMNI 2025
Gelaran Talkshow Nasional menghadirkan diskusi strategis mengenai:
Pengembangan ekonomi maritim 2025–2030
Penguatan kelembagaan nelayan
Akselerasi teknologi perikanan
Pemetaan kampung nelayan prioritas
Acara dilanjutkan dengan Rakernas HMNI 2025, yang membahas rumusan kerja organisasi, struktur pembinaan nelayan daerah, hingga pembentukan task force percepatan pembangunan kampung nelayan.
Komitmen Bersama
Sekjen HMNI menegaskan bahwa seluruh program akan dipantau berkelanjutan melalui jaringan organisasi hingga ke tingkat desa pesisir.
Acara berlangsung lancar, mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, dan menjadi salah satu momentum besar kebangkitan sektor kelautan di tahun 2025.
Tumarmi ( Wartawan Kepri )












