Scroll untuk baca artikel


Berita

Pencerahan Rohani di GKII PORSEA: “Mari Hidup Jujur, Karena Kejujuran Ada Kehidupan”

483
×

Pencerahan Rohani di GKII PORSEA: “Mari Hidup Jujur, Karena Kejujuran Ada Kehidupan”

Sebarkan artikel ini

 

Porsea, Kabupaten Toba – Minggu, 21 Desember 2025
Redaksi media lprinews.com kembali menghadirkan pencerahan rohani yang membangun iman jemaat dalam ibadah Minggu di Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII), Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba,

Sumatera Utara. Ibadah
berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan suasana hadirat Tuhan yang nyata, mengangkat tema utama “Mari Hidup Jujur, Karena Kejujuran Ada Kehidupan.”
Tema ini disampaikan sebagai panggilan iman bagi jemaat untuk kembali hidup dalam kebenaran firman Tuhan di tengah dunia yang semakin sarat dengan kompromi, kepura-puraan, dan

kebohongan. Redaksi lprinews.com menegaskan bahwa kejujuran bukan sekadar nilai moral, melainkan kehendak Tuhan yang menentukan kualitas hubungan manusia dengan Allah, sesama, dan keluarga.
Dalam penyampaian firman, ditekankan bahwa hidup jujur adalah sumber kehidupan dan berkat, sebagaimana tertulis dalam firman Tuhan:
“Siapa berlaku jujur, berjalan dengan aman, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.”

(Amsal 10:9)
Redaksi menyampaikan bahwa kebohongan, sekecil apa pun, memiliki kuasa merusak. Kebohongan memutus hubungan manusia dengan Tuhan, merusak suara hati nurani, dan menjadi awal kehancuran dalam rumah tangga, pelayanan, serta kehidupan sosial. Firman Tuhan dengan tegas mengingatkan:

“Sebab itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.”
(Efesus 4:25)
Jemaat diajak untuk tidak hidup dalam topeng kepalsuan, melainkan berani hidup terbuka di hadapan Tuhan. Kejujuran dipandang sebagai jalan menuju pemulihan, damai sejahtera, dan keselamatan sejati. Tanpa kejujuran, iman menjadi kosong dan doa kehilangan kuasa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kejujuran harus dimulai dari hati, karena Tuhan melihat hati, bukan penampilan luar. Ketika hati dipimpin oleh ketulusan, maka perkataan dan perbuatan akan mencerminkan terang Kristus. Seperti yang tertulis:
“Orang yang tulus hati dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusakkan oleh kecurangannya.”
(Amsal 11:3)

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, jemaat diajak untuk menerapkan kejujuran dalam rumah tangga, agar suami-istri dan anak-anak hidup dalam kepercayaan dan kasih; dalam usaha dan pekerjaan, agar berkat Tuhan mengalir tanpa cela; serta dalam pelayanan, agar nama Tuhan dimuliakan dan bukan manusia yang ditinggikan.

Ibadah berlangsung dengan penuh penghayatan, diikuti jemaat dengan antusias dan respons iman yang kuat. Pesan firman ini menjadi pengingat sekaligus teguran kasih agar jemaat GKII Porsea tetap berjalan dalam kebenaran, sekalipun dunia menawarkan jalan pintas melalui kebohongan.

Melalui kegiatan rohani ini, Redaksi lprinews.com menegaskan perannya bukan hanya sebagai media penyampai informasi, tetapi juga sebagai media yang membawa terang, nilai keimanan, dan suara kebenaran, demi membangun masyarakat yang berintegritas, takut akan Tuhan, dan hidup dalam kejujuran sejati.“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja.”
(Yakobus 1:22)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *