Scroll untuk baca artikel


Berita

BRI BO Tebing Tinggi Tegaskan Peran BRI dalam Menggerakkan Ekonomi Rakyat di HUT Ke- 81 RI

90
×

BRI BO Tebing Tinggi Tegaskan Peran BRI dalam Menggerakkan Ekonomi Rakyat di HUT Ke- 81 RI

Sebarkan artikel ini

 

TEBING TINGGI — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi BRI Branch Office (BO) Tebing Tinggi untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui peran nyata dalam menghadirkan akses layanan keuangan dan mendorong masyarakat agar semakin produktif serta mandiri secara ekonomi.

Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI yang digelar di halaman depan Gedung BRI BO Tebing Tinggi, Senin (17/8/2026). Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 07.30 WIB dan diikuti seluruh pekerja BRI BO Tebing Tinggi. Suasana berlangsung tertib dan khidmat, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bagus Prabu Danianto, selaku Branch Office Head Tebing Tinggi. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh insan BRILiaN untuk memaknai kemerdekaan melalui kerja nyata dan kontribusi positif. Perjuangan generasi saat ini, menurut amanat tersebut, dapat diwujudkan melalui integritas, profesionalisme, inovasi dan pelayanan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut menjadi relevan dengan posisi BRI yang selama ini memiliki kedekatan dengan sektor ekonomi rakyat. UMKM, petani, pedagang hingga berbagai pelaku usaha produktif membutuhkan akses pembiayaan dan layanan keuangan untuk mengembangkan usaha. Karena itu, keberadaan BRI tidak hanya dipandang sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang ikut mendorong masyarakat meningkatkan kapasitas ekonomi dan menciptakan peluang usaha.

Hingga Triwulan II 2026, pembiayaan BRI kepada sektor UMKM tercatat mencapai sekitar Rp1.235 triliun, atau 75,2 persen dari total portofolio kredit BRI. Sementara sepanjang 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai sekitar Rp103,8 triliun, dengan 42,68 persen di antaranya mengalir ke sektor pertanian. Capaian tersebut memperlihatkan besarnya peran pembiayaan dalam memperkuat sektor produktif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Perluasan akses keuangan juga menjadi bagian penting dari upaya BRI mendukung ekonomi rakyat. Hingga Juni 2026, jaringan BRILink telah mencapai sekitar 1,13 juta agen, sementara layanan digital BRImo telah digunakan sekitar 49,7 juta pengguna. Selain itu, BRI mengembangkan lebih dari 43 ribu Klaster Usaha dan lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN. Berbagai program tersebut menjadi instrumen untuk mendekatkan layanan perbankan dan pemberdayaan kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Dalam amanat upacara, Bagus Prabu Danianto juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Keluarga besar BRI menyampaikan simpati kepada masyarakat terdampak, termasuk insan BRILiaN dan keluarga. Pesan tersebut menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan ekonomi, tetapi juga tentang kepedulian, solidaritas dan keberpihakan kepada masyarakat ketika menghadapi kesulitan.

Bagi BRI BO Tebing Tinggi, peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan membutuhkan kerja yang konsisten dan memberikan dampak. Seluruh pekerja diajak membawa semangat Merah Putih ke dalam setiap pelayanan dan aktivitas profesional, sehingga kehadiran BRI semakin dirasakan masyarakat. Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, BRI BO Tebing Tinggi menegaskan perannya untuk terus mendukung UMKM, memperluas akses keuangan dan menggerakkan ekonomi rakyat menuju kesejahteraan yang lebih merata. Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Merdeka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *